TopNewsPlus, Jakarta.-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan kondisi normal. Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026 dengan tingkat kekeringan yang lebih tinggi di sejumlah daerah.
BMKG menyebut sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau secara bertahap sejak April hingga Juni 2026. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi sektor pertanian, ketersediaan air bersih, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Pemerintah bersama berbagai instansi terkait telah menyiapkan langkah mitigasi untuk mengurangi dampak yang mungkin timbul. Masyarakat diimbau menghemat penggunaan air dan terus memantau informasi resmi terkait perkembangan cuaca dan iklim dari BMKG.
