BeritaEkonomi Dan Bisnis

BNI wondrX 2026 Jadi Momentum IMAGO Kenalkan Madu Inovatif Berbahan Alam Indonesia

33
×

BNI wondrX 2026 Jadi Momentum IMAGO Kenalkan Madu Inovatif Berbahan Alam Indonesia

Sebarkan artikel ini

TOPNEWSPLUS.COM, TANGERANG — PT Imago Randau Harmoni menghadirkan inovasi produk madu berbasis bahan alami Indonesia dalam BNI wondrX 2026. Mengusung merek IMAGO Raw Honey, perusahaan memperkenalkan Fortified Honey sekaligus memperluas peluang pemasaran ke konsumen dan buyer baru.

BNI wondrX 2026 digelar pada 21–23 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang Selatan. Bagi Imago, kehadiran pada pameran ini menjadi bagian dari strategi memperkuat bisnis sekaligus memperkenalkan produk inovatif kepada jaringan BNI.

Managing Director PT Imago Randau Harmoni Henry Hidayat mengatakan Imago telah tiga kali berpartisipasi dalam BNI wondrX.

“Imago tahun ini ikut berpartisipasi kembali di BNI wondrX dan ini tahun ketiga kami. Hampir setiap tahun juga memberikan efek yang sangat besar bagi pertumbuhan bisnis kami,” kata Henry, Jumat (21/8/2026).

Ia menambahkan bahwa Imago ingin memanfaatkan pameran tersebut untuk menjaring potential buyer dari Indonesia maupun luar negeri.

“Kami berharap tahun ini juga bisa mendapatkan potential buyer, bukan hanya dari luar, tetapi juga domestik,” ujarnya.

Daya tarik utama booth Imago tahun ini adalah Fortified Honey. Produk tersebut merupakan madu yang dipadukan dengan ekstrak bahan alami dan tersedia dalam tiga varian.

Varian Butterfly Pea menggunakan bunga telang, Moringa menggunakan ekstrak daun kelor, sementara Pineapple menggunakan ekstrak nanas.

Menurut Henry, peluncuran produk baru menjadi bagian dari agenda pengembangan Imago dari tahun ke tahun.

“Hampir setiap tahun kita memperkenalkan produk-produk baru. Tahun ini kita memperkenalkan varian terbaru yaitu Fortified Honey,” jelasnya.

Produk tersebut dikembangkan untuk memberikan alternatif produk madu dengan nilai tambah sekaligus memanfaatkan potensi bahan alam yang tersedia di Indonesia.

Selama penyelenggaraan BNI wondrX 2026, Imago juga memberikan berbagai program khusus. Pengunjung dapat memanfaatkan voucher Rp20.000 melalui live shopping TikTok untuk pembelian minimal Rp150.000.

Selain itu terdapat promo Grab Merchant dengan diskon hingga 15 persen dan paket pembelian dua produk tertentu senilai Rp300.000.

Perjalanan Imago dalam mengembangkan produk madu dimulai sejak 2019. Perusahaan tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga membawa pendekatan yang berkaitan dengan keberlanjutan dan pemberdayaan peternak lebah.

“IMAGO tidak hanya menjaga kualitas madu, tetapi juga melindungi hutan Indonesia dan memberdayakan masyarakat lokal melalui praktik panen yang bertanggung jawab,” tutur Henry.

Inovasi produk Imago turut diperkuat melalui pengujian laboratorium dan kerja sama riset dengan BRIN. Sejumlah standar dan sertifikasi juga dicantumkan, antara lain HACCP, halal, SNI dan NKV.

Portofolio IMAGO Raw Honey mencakup berbagai produk, mulai dari Rosewood Honey, Golden Honey, Trigona Honey, ITOX Honey hingga Honey Granola.

Untuk pasar korporasi dan kebutuhan acara, Imago menyediakan souvenir pernikahan berbasis madu, corporate hampers serta layanan co-branding.

Henry menilai program BNI yang mendukung UMKM memberikan manfaat besar bagi pelaku usaha, terutama dalam memperluas akses pasar.

“Sebetulnya apa yang dilakukan oleh BNI sudah sangat bagus yang men-support UMKM,” katanya.

Imago berharap dukungan terhadap UMKM dapat terus diperluas sehingga semakin banyak produk lokal mendapatkan kesempatan bertemu pasar nasional maupun internasional.

Dengan membawa Fortified Honey ke BNI wondrX 2026, Imago menegaskan ambisinya untuk mengembangkan produk madu Indonesia agar memiliki daya saing lebih tinggi.

“Bersama kami ingin menunjukkan bahwa UMKM Indonesia bisa naik kelas. Misi kami sederhana: membawa madu fortifikasi karya anak bangsa agar dikenal dunia, tanpa kehilangan jati diri alami dan nilai kearifan lokal,” pungkas Henry.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *