BeritaOpini

Robinson Napitupulu Kritik Gaya Komunikasi Rocky Gerung, Tekankan Pentingnya Etika dan Kesantunan

32
×

Robinson Napitupulu Kritik Gaya Komunikasi Rocky Gerung, Tekankan Pentingnya Etika dan Kesantunan

Sebarkan artikel ini

TOPNEWSPLUS.COM, Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026 – Robinson Napitupulu, tokoh senior SOKSI sekaligus pengurus BP Lansia Pusat, menyampaikan kritik terhadap gaya komunikasi Rocky Gerung. Ia menilai bahwa kecerdasan intelektual dan gelar akademik seharusnya diimbangi dengan etika, kesantunan, serta sikap menghormati orang lain dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

Menurut Robinson, seorang akademisi boleh memiliki pemikiran kritis dan menyampaikan argumentasi yang tajam. Namun, hal tersebut semestinya dilakukan dengan bahasa yang santun dan tidak merendahkan pihak lain.

Ia menyoroti penggunaan kata-kata kasar dalam perdebatan di ruang publik, seperti istilah “bajingan tolol” dan “anjing”, yang menurutnya tidak pantas dijadikan kebiasaan dalam menyampaikan kritik maupun perbedaan pendapat.

Robinson berpandangan bahwa kebebasan berpendapat merupakan bagian penting dari demokrasi. Meski demikian, kebebasan tersebut perlu diiringi tanggung jawab, pengendalian diri, dan penghormatan terhadap sesama.

Menurutnya, kecerdasan seseorang tidak hanya tercermin dari kemampuannya berdebat atau mengkritik orang lain, tetapi juga dari kebijaksanaan dalam memilih kata-kata serta kesediaan menghargai pandangan yang berbeda.

“Seorang akademisi boleh pintar, tetapi tetap harus rendah hati atau low profile. Kritik boleh tajam, tetapi bahasanya harus santun. Boleh berbeda pendapat, tetapi tetap harus menghormati orang lain,” demikian pandangan yang disampaikan Robinson.

Ia juga mengingatkan bahwa nilai sopan santun, tata krama, dan budi pekerti telah diajarkan sejak seseorang masih kecil, baik melalui pendidikan di sekolah maupun dalam lingkungan keluarga.

Menurut Robinson, nilai-nilai tersebut seharusnya tetap menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk ketika seseorang tampil sebagai tokoh publik yang pendapatnya didengar banyak orang.

Ia menambahkan, kemampuan intelektual semestinya berjalan seiring dengan kedewasaan dalam bersikap. Kritik yang disampaikan secara santun justru dapat memperkuat pesan dan membuat perdebatan lebih produktif.

Robinson pun mengingatkan pentingnya menerapkan filosofi ilmu padi dalam kehidupan sehari-hari.

“Pakai ilmu padi, Bung Rocky. Semakin berisi, semakin merunduk,” ujarnya.

Melalui pandangannya tersebut, Robinson berharap budaya komunikasi di ruang publik Indonesia semakin mengedepankan argumentasi yang sehat, kesantunan, dan penghormatan terhadap perbedaan pendapat.

Baginya, kecerdasan tidak hanya berkaitan dengan luasnya pengetahuan, tetapi juga tercermin dari sikap rendah hati dan kemampuan menjaga tutur kata ketika berhadapan dengan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *