BeritaEkonomi Dan Bisnis

PT Sagolicious Indonesia Raih UKM Pangan Award 2026, Jenny Widjaja Terima Penghargaan untuk Mi Instan Berbasis Sagu

15
×

PT Sagolicious Indonesia Raih UKM Pangan Award 2026, Jenny Widjaja Terima Penghargaan untuk Mi Instan Berbasis Sagu

Sebarkan artikel ini

TOPNEWSPLUS.COM, Tangerang, Banten – PT Sagolicious Indonesia Prima meraih penghargaan UKM Pangan Award 2026 melalui produk Sagolicious Instant Noodle, mi instan berbahan dasar pati sagu yang masuk kategori Produk Makanan Kemasan/Siap Saji. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas inovasi perusahaan dalam mengembangkan bahan pangan lokal menjadi produk modern yang praktis dan memiliki potensi pasar lebih luas.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Dr. (H.C.) Jenny Widjaja, owner sekaligus pendiri Sagolicious dan CEO PT Sagolicious Indonesia Prima, dalam rangkaian pembukaan Pangan Nusa Expo 2026 pada Rabu (14/10/2026), di Hall 1 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.

Jenny Widjaja dikenal sebagai pelopor inovasi pangan berbasis sagu di Indonesia dan kerap dijuluki “The Queen of Sago” berkat kiprahnya dalam mengembangkan berbagai produk olahan sagu.

UKM Pangan Award 2026 diserahkan oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, sebagai bagian dari upaya pemerintah mengapresiasi pelaku usaha pangan yang menghasilkan produk inovatif, berkualitas, dan berdaya saing.

Berdasarkan informasi resmi Kementerian Perdagangan, Sagolicious Instant Noodle menjadi salah satu dari 10 produk UMKM pangan yang terpilih sebagai pemenang setelah melalui proses kurasi dan penilaian. Penghargaan ini juga disertai dukungan berupa dana pembinaan dan sarana produksi dari sponsor program.

Sagolicious Instant Noodle, Inovasi Mi Instan Berbahan Sagu

Sagolicious mengembangkan mi instan berbahan dasar pati sagu sebagai alternatif produk pangan praktis sekaligus bentuk pemanfaatan sumber daya pangan lokal Indonesia.

Sagu merupakan salah satu sumber karbohidrat yang telah lama dimanfaatkan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. Pengembangan sagu menjadi produk mi instan membuka peluang diversifikasi pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah bahan baku lokal.

Melalui Sagolicious Instant Noodle, PT Sagolicious Indonesia Prima menghadirkan produk yang menggabungkan keunggulan bahan pangan berbasis sagu dengan konsep makanan siap saji yang praktis.

Produk ini juga tercatat dalam informasi resmi Kementerian Perdagangan sebagai mi instan berbahan pati sagu bebas gluten. Informasi komposisi dan klaim pada setiap varian tetap perlu mengacu pada label resmi produk.

Penghargaan UKM Pangan Award 2026 Jadi Pengakuan atas Inovasi

UKM Pangan Award merupakan program Kementerian Perdagangan untuk menjaring dan memberikan apresiasi kepada produk pangan unggulan dari pelaku UMKM di berbagai daerah Indonesia.

Pada 2026, program tersebut menerima 917 pendaftar dari 33 provinsi. Setelah melalui tahapan verifikasi, seleksi, dan penjurian, sebanyak 10 produk terpilih sebagai pemenang dalam lima kategori.

Sagolicious Instant Noodle berhasil masuk kategori Produk Makanan Kemasan/Siap Saji. Pencapaian tersebut menempatkan inovasi pangan berbasis sagu sebagai salah satu produk yang mendapat perhatian dalam pengembangan industri pangan olahan nasional.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat pemasaran, dan mengembangkan inovasi pangan berbasis bahan baku lokal.

Sagolicious Hadir dengan Dua Booth di Pangan Nusa Expo 2026

Selain menerima penghargaan, Sagolicious juga berpartisipasi dalam Pangan Nusa Expo 2026 dengan menghadirkan dua booth di area pameran.

Kehadiran dua booth tersebut menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk memperkenalkan produk-produknya kepada pengunjung, membangun komunikasi dengan calon mitra bisnis, serta memperluas pengenalan merek Sagolicious di pasar domestik.

Pangan Nusa Expo 2026 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Hall 1 ICE BSD City, Tangerang, Banten, bersamaan dengan Trade Expo Indonesia ke-41. Penyelenggaraan kedua pameran dalam satu lokasi membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk bertemu dengan jaringan ritel modern, calon distributor, dan pembeli dari dalam maupun luar negeri.

Bagi Sagolicious, momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk mi instan berbasis sagu sekaligus memperluas peluang pemasaran melalui interaksi langsung dengan pengunjung dan pelaku usaha.

Mendorong Diversifikasi Pangan dan Daya Saing Produk Lokal

Pengembangan produk berbasis sagu memiliki potensi untuk mendukung diversifikasi pangan Indonesia. Dengan inovasi pengolahan, pengemasan, dan pemasaran, bahan pangan lokal dapat dikembangkan menjadi produk modern yang memiliki nilai tambah.

Pencapaian PT Sagolicious Indonesia Prima melalui Sagolicious Instant Noodle di UKM Pangan Award 2026 menjadi salah satu contoh pengembangan komoditas lokal menjadi produk pangan siap saji.

Ke depan, inovasi produk, konsistensi mutu, pemenuhan standar keamanan pangan, serta perluasan akses pemasaran menjadi aspek penting untuk meningkatkan daya saing produk.

Melalui Sagolicious, Jenny Widjaja terus membawa potensi sagu Indonesia ke dalam pengembangan produk pangan modern. Penghargaan UKM Pangan Award 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi berbasis sagu kepada masyarakat yang lebih luas dan membuka peluang pengembangan pasar di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *